-
Software Pembajak GSM Telah Disiapkan
Seorang peneliti keamanan siap mendemokan cara membobol dan menyadap panggilan ponsel di dekatnya. Dua piranti lunak pendukung aksi itu pun siap disebarluaskan.
Jika aplikasi yang dibutuhkan itu sudah tersebar, menyadap panggilan telepon akan menjadi ranahnya para Script Kiddies alias bisa dilakukan oleh siapapun yang mau, cukup dengan mengunduh piranti lunak yang ada di internet. Read More....
sumber: vibizdaily.com more -
Australia Terima Dua Panda Raksasa Dari China
(Vibizdaily - FYI) Australia, Sabtu, menyambut dua panda raksasa dari kebun binatang China dan mengatakan mereka berharap akan menjadi negara pertama yang mengembangbiakkan panda di belahan bumi selatan.Wang Wang, seekor panda jantan berusia empat tahun dan Funi, seekor panda betina berusia tiga tahun, diterbangkan ke rumah batu mereka di kota bagian selatan, Adelaide, dengan didampingi oleh pengasuhnya dari China.Pasangan itu telah diberikan ke kebun binatang Adelaide berdasarkan perjanjian dengan China, sebagai pinjaman 10 tahun.Kebun binatang itu telah mencatat sukses mengembangbiakkan hewan langka, termasuk panda merah, dan ada optimisme bahwa pasangan panda itu akan menghasilkan keturunan."Tidak ada alasan mereka tidak berhasil," kata juru bicara kebun binatang Adelaide Emily Rice.Panda-panda itu akan ditampilkan di tempat tinggal baru mereka pada pertengahan Desember.
sumber: vibizdaily.com more -
Pelepasan Keberangkatan Perawat dan Perawat Usia Lanjut Indonesia ke Jepang
(Vibizdaily - Embassy Lounge) Di bawah kerangka EPA (Perjanjian Kemitraan Ekonomi) Jepang-Indonesia yang telah diberlakukan bulan Juli 2008, pemerintah Jepang sepakat untuk menerima calon perawat dan calon caregiver (perawat usia lanjut) dari Indonesia. Berdasarkan kesepakatan ini, sebanyak 174 calon perawat Indonesia (wanita 147 orang, pria 27 orang) dan 188 orang caregiver Indonesia (wanita 155, pria 33 orang) jumlah total 362 orang (wanita 302 orang, pria 60 orang) telah berangkat ke Jepang kemarin malam, Kamis (12/11).
Selain itu, satu orang calon caregiver (wanita) yang telah memiliki kemampuan bahasa Jepang sehingga tidak perlu mengikuti pelatihan bahasa Jepang, sudah berangkat ke Jepang pada 3 Oktober lalu.
Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Kojiri Shiojiri menyelenggarakan Acara Pelepasan untuk memberangkatkan calon perawat Indonesia dan calon caregiver Indonesia yang bertempat di Hotel Nikko, Jakarta.
Acara Pelepasan dimulai dengan kata sambutan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kojiri Shiojiri yang menyatakan kerjasama Indonesia dengan Jepang akan semakin erat dengan berangkatnya perawat dan caregiver Indonesia ke Jepang. Ia juga memberikan pesan kepada perawat dan caregiver untuk jangan takut tetapi bersenang-senang menikmati suasana beru dan membuat pertemanan yang baru.
Sebelumnya, selama empat bulan para calon perawat dan calon caregiver yang berangkat kali ini telah mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Bandung sejak bulan Juli. Setelah mereka tiba di Jepang, mereka mendapatkan pelatihan bahasa Jepang kembali selama dua bulan dan sesudahnya, yaitu bulan Januari 2010 akan bekerja praktek di masing-masing institusi penerima sebagai prasyarat untuk lulus pada Ujian Nasional Keperawatan dan UjianNasional Caregiver selama berada di Jepang.
Para perawat dan caregiver Indonesia di Jepang mengikuti pelatihan bahasa selama satu tahun dan bekerja selama tiga tahun. Mereka mendapatkan penghasilan yang cukup besar, yaitu sekitar Rp 20 juta per bulan untuk perawat dan Rp18 juta per bulan untuk perawat usia lanjut.
Tahun sebelumnya, Indonesia juga telah memberangkatkan 208 perawat dan caregiver ke Jepang dan menurut perwakilan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Besar yang hadir dalam acara pelepasan tersebut, Jepang merasa puas dengan kinerja perawat dan caregiver Indonesia tahun lalu dan pada 2010 akan ada kemungkinan penambahan jumlah perawat dan caregiver yang bekerja di Jepang.
Setelah acara pelepasan, sekitar pukul lima sore, para calon perawat dan caregiver langsung menuju ke bandar udara Soekarno Hatta. Acara ini juga dihadiri oleh BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia).
sumber: vibizdaily.com more -
Dorong Kredit Perbankan, BI Siapkan Insentif dan Disinsentif di 2010
(Vibizdaily-Bisnis) Bank
Indonesia (BI) akan fokus melakukan relaksasi kebijakan yang mengandung insentif dan disinsentif guna mendorong intermediasi atau kredit perbankan tumbuh tinggi di 2010.
"Itu artinya kita akan mulai mencari dan menelusuri bagaimana memberikan insentif dan disinsentif bagi bank-bank jika dia melakukan fungsi intermediasinya dengan baik," tutur Pjs Gubernur BI Darmin Nasution ketika ditemui di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2009).
Darmin menekankan, nantinya peraturan tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang baru. "Peraturan ini intinya kita ingin supaya perbankan kita itu fungsinya lebih jelas berjalan sebagai pemberi kredit dan pengumpul dana, karena intermediasi kan seperti itu. Jangan hanya mengumpulkan dana saja," papar Darmin.
Di tempat yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D.Hadad mengatakan peraturan tersebut sebagai tindak pengawasan dari BI.
"Kita akan pantau rencana bisnis mereka. Tentu saja secara dekat akan kita cek. Kalau mereka (perbankan nasional) bikin rencana bisnis dan tidak terpenuhi kan tentunya kita bisa tanya. Apa alasannya, kalau bisa diterima ya oke. Kalau tidak," kata Muliaman. Karena itu bank sentral akan memberikan insentif dan disinsentifnya.
Sementara itu, dalam revisi Arsitektur Perbankan Indonesia (API) Muliaman mengatakan rasio penguatan modal akan direalisasikan juga pada tahun 2010. "Tapi setelahnya lebih kepada penguatan modal yang dikaitkan dengan kualitas. Jadi kita belum bicara kuantitatif angka harus berapa," jelasnya.
Muliaman menekankan penguatan modal ini akan lebih menekankan kualitas modal tersebut. Semakin berkualitas modal, maka diharapkan akan semakin mampu meredam gejolak.
"Namun kita berharap, modal bank-bank yang berada di tir 1 dan tir 2, pada 2010 harus yang berkualitas. Artinya tidak murni hanya hibrid tetapi harus betul-betul modal yang kuat," kata Muliaman.
Muliaman mengatakan Rasio Kecukupan Modal (CAR) perbankan nasional akan berada di 8%-12%. "Itu ambang batasnya," ungkapnya.
Di tempat terpisah, Ketua Umum Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono juga mengatakan hal serupa. Dirinya juga menjelaskan revisi API akan mengatur mengenai bank asing, sehingga tidak akan terjadi persaingan dengan bank-bank lokal.
"Persoalan bank asing yang harus diatur adalah peran bank milik negara dan bank milik asing di API seperti apa. Karena memang tidak ada larangan bagi bank asing untuk berinvestasi di sini," kata Sigit.
Ia menjelaskan pembatasan kepemilikan untuk ke depan agar bisa diatur kembali. Tidak hanya itu, namun pengaturan atau pembatasan daerah operasi juga bisa dilakukan. "Sekali lagi, soal bank asing tidak dibatasi namun akan diatur kembali," jelasnya.
sumber: vibizdaily.com more -
Warga Akan Bangun Museum Dataran Tinggi Pasemah
(Vibizdaily-Sosbud) Budayawan Erwan Suryanegara menyatakan perlunya membangun museum alam terbuka Dataran Tinggi Pasemah. Selain untuk menjaga peradaban nusantara ke depan, museum ini dianggapnya juga dapat membuktikan adanya peradaban tinggi di RI sekitar 2.000 tahun sebelum masehi.
“Museum alam terbuka Dataran Tinggi Pasemah ini akan memberikan dampak terhadap kepercayaan bangsaIndonesia sebagai bangsa yang dilahirkan dari kebudayaan besar, kemudian sebagai sumber ilmu pengetahuan, serta sebagai objek wisata nasional atau bahkan international,” kata Erwan Suryanegara,
di rumahnya, Jalan Anggada, Kalidoni, Minggu (29/11/2009) pagi.
Museum alam terbuka Dataran Tinggi Pasemah ini mencakup provinsiSumatra Selatan,Bengkulu , Jambi, dan Lampung yang memiliki artefak dari kebudayaan Dataran Tinggi Pasemah. "Dan sebagai sentra dari museum ini adalah kawasan Lahat dan Pagaralam. Sebab di daerah ini begitu banyak ditemukan artefak peninggalan dari kebudayaan Dataran Tinggi Pasemah,” kata Erwan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukannya selama dua tahun, artefak yang berada di Dataran Tinggi Pasemah merupakan karya budaya yang tinggi. “Artefak itu merupakan hasil sebuah kebudayaan yang berusia sekitar 2.000 tahun Sebelum Masehi. Bukankah itu suatu karya yang besar? Dan, artefak-artefak ini hanya terdapat di Dataran Tinggi Pasemah,” katanya.
Guna mewujudkan museum alam terbuka ini, Erwan memiliki tiga tahapan. Pertama, melakukan pembentukan tim dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan untuk meneliti dan merumuskan konsep dari museum. Lalu, melakukan pembenahan lokasi situs-situs artefak yang tersebar di Sumsel, Lampung, Jambi, dan Bengkulu.
Ketiga, membangun miniatur atau taman mini dari museum alam terbuka Dataran Tinggi Pasemah. Dan terakhir, membangun infrastruktur penunjang dari museum alam terbuka tersebut sebagaimana layaknya fasilitas penunjang pariwisata.
sumber: vibizdaily.com more